Mendag RI: Rusia Mitra Dagang Penting Indonesia
Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita mengatakan bahwa Rusia mempunyai peran penting dalam hubungan dagang Indonesia. Ia berharap ada perdagangan yang seimbang antara Indonesia dengan Rusia dan negara-negara Eurasia.
Seperti yang diberitakan Katadata.co.id mengutip rilis pers Kemendag, Enggar mengatakan, keseimbangan itu dapat terjadi dari terbentuknya Indonesia-Russia Prefential Trade Agreement (PTA) dan Kawasan Perdagangan Bebas Indonesia-Eurasia.
Alasannya, Rusia adalah pintu gerbang produk Indonesia ke zona Uni Ekonomi Eurasia yang terdiri dari Rusia, Belarus, Kazakhstan, Armenia, dan Kirgizstan.
Kedua negara telah di tahap final barter jet tempur Sukhoi Su-35 dengan komoditas karet, dan Indonesia juga akan menawarkan kelapa sawit sebagai bagian dari paket. "Perlunya meningkatkan persepsi yang lebih positif terhadap kelapa sawit dari Indonesia," ujar menteri yang akrab disapa Enggar itu.
Sesuai data Kemendag, perdagangan kedua negara mencapai 2,11 miliar dolar AS (28,1 triliun rupiah) dengan surplus untuk Indonesia sebesar 411 juta dolar AS pada 2016. Neraca perdagangan kedua pihak mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya, yaitu 1,9 miliar dolar AS.