World News in Indonesian

Sekitar 350 Anak-anak Rusia Terdampar di Wilayah Konflik di Timur Tengah

Ada sekitar 350 anak Rusia di wilayah-wilayah konflik di Timur Tengah seperti Suriah, kata ombudsman hak asasi anak Anna Kuznetsova. Anak-anak tersebut kebanyakan berasal dari Chechnya dan Dagestan, dua republik dengan mayoritas pemeluk Islam.

“Ada 200 anak dari Dagestan di Timur Tengah, menurut kalkulasi pemerintah,” ujar Kuznetsova, seperti yang The Moscow Times kutip dari Interfax, Selasa (15/8). Ia menambahkan bahwa kebanyakan anak-anak tersebut terdampar di Suriah. 

Pernyataan ini muncul setelah RT melaporkan pada awal bulan ini, setidaknya 48 anak Rusia terdampar di Mosul, Irak, setelah orang tua mereka terbunuh dalam pertempuran membela ISIS.

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov lalu mengatakan bahwa ada lebih dari 300 anak yatim piatu dari Rusia dan bekas negara-negara Uni Soviet di wilayah konflik di Timur Tengah. 

Читайте на сайте