World News in Indonesian

Belarus Hapus Kebijakan Visa: Dapatkah Digunakan untuk Berkunjung ke Rusia?

Belarus memperkenalkan kebijakan bebas visa masuk bagi warga asing dari sebanyak 80 negara, termasuk di antaranya Amerika Serikat, negara-negara anggota Uni Eropa, Brasil, Indonesia, Jepang, dan negara lainnya. Kini, warga negara tersebut dapat mengunjungi Belarus selama lima hari tanpa memerlukan visa. Keputusan yang ditandatangani oleh Presiden Aleksander Lukashenko pada 9 Januari kemarin akan mulai diberlakukan terhitung satu bulan setelah publikasi resmi.

#Belarus introduces five-day #visa-free regime for citizens of 80 states starting from mid-February. LIST OF STATES https://t.co/FoV0jokWtE pic.twitter.com/hni9iKv9S7

— Belarus MFA ?? (@BelarusMFA) January 9, 2017

Namun, bagaimana dengan warga negara asing yang ingin melanjutkan perjalanan dari Belarus ke Rusia? Seperti yang diketahui, kedua negara ini memiliki kesepakatan Kenegaraan Uni, di mana titik perbatasan antara keduanya dapat dibilang tidak ada. Warga dari kedua belah negara dapat saling melintas hanya dengan prosedur sedehana tanpa melalui pemeriksaan imigrasi internasional.

Syarat dan Ketentuan Kebijakan Pembebasan Visa Belarus

Belarus menjelaskan kembali mengenai syarat dan ketentuan pembebasan visa, bahwa pembebasan visa masuk jangka pendek hanya berlaku bagi mereka yang tiba di Belarus melalui Bandara Internasional Minsk. Jika ada warga negara asing yang berencana untuk berangkat dari Minsk menuju Rusia, mereka tetap membutuhkan visa Rusia. Demikian pula jika mereka ingin terbang menuju Minsk dari kota-kota di Rusia (peraturan bebas visa jangka pendek tidak berlaku untuk penerbangan antara Rusia dan Belarus, hal tersebut dikarenakan penerbangan antara kedua negara ini dihitung sebagai penerbangan domestik, sehingga tidak ada pemeriksaan imigrasi).

Apa yang harus dilakukan agar warga negara asing dapat melintasi perbatasan antara Rusia dan Belarus?

Satu-satunya cara adalah dengan melakukan perjalanan menggunakan pesawat dengan memiliki visa negara yang dituju.

Mengapa warga negara asing tidak diperbolehkan melintas melalui jalur darat?

Sekali lagi, hal tersebut dikarenakan tidak adanya pemeriksaan imigrasi internasional. Belarus tidak memiliki titik kontrol ini.

Apa yang akan terjadi jika ada warga negara asing yang nekat mencoba untuk melintas? Misalnya, dengan menggunakan bus.

Sebelumnya, pernah ada warga asing yang nekat melintas menggunakan bus, mereka kemudian dipaksa turun untuk kemudian dipulangkan kembali, ada pula yang diberikan peringatan. Kini pelanggaran tersebut tertulis pada papan informasi, jika ada warga asing yang tetap melintasi perbatasan, mereka dapat dikenakan denda hingga 200 ribu rubel (3335 dolar AS), jumlah ini dapat berubah tergantung keputusan pihak berwenang setempat. Di samping itu, kantor penjualan tiket bus dilarang menjual tiket kepada warga negara asing, dan sekalipun ada yang mencoba membeli tiket melalui internet, pada akhirnya mereka akan ketahuan pada saat pemeriksaan dokumen.

Tetapi saya pernah mendengar kisah bagaimana warga asing berhasil melintasi perbatasan Rusia-Belarus tanpa ada yang menghentikan mereka...

Ya, memang ada yang berhasil lolos. Di media sosial juga beredar cerita bahwa tidak ada pemeriksaan sama sekali ketika melintasi perbatasan kedua negara tersebut. Memang jika mengendarai mobil sendiri, kemungkinan besar tidak akan ada yang menghentikan Anda.

Pada September lalu, Polandia sempat menuduh Rusia telah memblokir perbatasan negara bagi warga Polandia. Tersiar kabar bahwa petugas di perbatasan Rusia tidak mengizinkan warga Polandia untuk memasuki wilayah Rusia melalui jalur darat, meski warga Polandia merasa yakin bahwa perjalanan mereka legal. Baru kemudian diketahui bahwa warga Polandia yang ingin berkunjung ke Rusia tersebut tidak memiliki visa Rusia yang berlaku.

Untuk dapat mencapai Rusia melalui jalur darat, perjalanan dapat dilakukan melalui Ukraina, Lithuania, Norwegia, Finlandia, Estonia, Kazakhstan, dan Tiongkok.

Читайте на сайте