2023, Kremlin Akan Tagih Janji Permintaan Maaf Pemandu Acara Fox News
Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa Rusia siap menunggu permintaan maaf Bill O’Reilly selama enam tahun, setelah sang pemandu acara Fox News menolak meminta maaf karena menghina Presiden Rusia Vladimir Putin.
O’Reilly sebelumnya menyebut Putin sebagai “pembunuh” dan menolak meminta maaf seperti yang diinginkan Kremlin. Ia menambahkan bahwa “akan mempertimbangkan untuk minta maaf enam tahun lagi”.
“Kami memiliki pemahaman berbeda mengenai etika dan perilaku baik dengan tuan ini (O’Reilly),” ujar Peskov hari Selasa (7/2) kepada jurnalis.
“Kami sangat baik dan sabar. Oleh karena itu, kami akan membuat catatan di kalender tahun 2023 dan kembali ke dia dengan pertanyaan ini.”
Dalam sebuah wawancara dengan Presiden AS Donald Trump hari Minggu (5/2), O’Reilly menanyakan kepada sang presiden mengenai hubungan Rusia-AS dan menyebut Putin sebagai “pembunuh”.