Ingin Bekerja di Industri Antariksa? Coba Bersekolah di Rusia!
Universitas paling terkenal dan prestisius di Rusia, Universitas Negeri Moskow (MSU), telah bergabung dalam perguruan tinggi dimana mahasiswa dapat memperoleh ijazah untuk melanjutkan pekerjaan di bidang antariksa.
Pada 25 Januari, MSU membuka Departemen Penelitian Antariksa, yang ada untuk mempersiapkan ahli-ahli dibidang antariksa dan ilmu-ilmu terkait.
“Bidang-bidangnya adalah kedokteran antariksa, biologi, persiapan penerbangan kosmonaut, serta bertahan dalam gravitasi nol,” ujar Rektor MSU Victor Sadovnichy dalam pertemuan pengurus universitas.
“Mereka akan mengurus berbagai macam fenomena yang belum terpecahkan di antariksa, melalui teknologi informasi dan juga pengerjaan perlengkapan dan instrumen baru.”
Menjadi profesional di bidang antariksa
Penjelajah antariksa pertama di dunia, Yuri Gagarin, yang juga warga Uni Soviet, terpilih dari lebih dari 200,000 pesaing. Banyak yang sudah berubah sejak eranya dan saat ini setiap orang memiliki peluang bekerja di industri antariksa. Bukan berarti terbang keluar bumi, tapi profesi-profesi lain yang dibutuhkan di industri antariksa.
“Ilmu antariksa adalah tempat dimana orang-orang berkemampuan profesional dari berbagai bidang dapat memanfaatkan ilmunya,” ujar Irina Storozheva, Direktur Hubungan Masyarakat di Institut Aviasi Moskow (MAI).
“Memilih universitas dengan latar belakang ilmu antariksa yang dalam dan hubungan yang kuat dengan industri tersebut dapat membantu anda mencari kerja bahkan sejak tahun pertama studi, tanpa harus lulus terlebih dahulu.”
Sangat penting untuk memiliki pendidikan yang kuat untuk dapat bekerja di industri antariksa.
“Profesi ini membutuhkan spesialis IT dan matematika, insinyur termal, ilmuwan material, pembina produksi dan konstruksi, serta tipe-tipe spesialis lainnya,” kata Storozheva menambahkan.
Dari seluruh profesi-profesi terkait antariksa yang seseorang dapat jalani di Rusia, yang mana yang paling diinginkan nantinya? Dmitri Sudakov, direktur dari proyek Atlas of New Professions, mengatakan bahwa pertimbangan masa depan itu penting ketika memilih profesi.
“Tanya dirimu sendiri, saya ingin kerja di bidang seperti apa? Apakah ada perusahaan yang menawarkan pekerjaan seperti ini atau saya harus membuatnya? Jika ada perusahaan itu, anda dapat bertanya kepada mereka, ‘Saya ingin bekerja untuk anda di masa depan. Universitas mana yang harus saya masuki?’”
Perusahaan saat ini membutuhkan spesialis yang mampu mengembangkan teknologi baru dan mampu membuat hasil.
“Ada manajemen proyek, komputasi, dan profesi yang berkaitan dengan teknologi. Orang-orang di bidang ini akan selalu diminati,” ujar Storozheva. “Para profesional teknik juga selalu diminati. Semakin rumit teknologi atau tugansya, maka semakin diminati pula spesialis berkualitas.”
Industri antariksa di masa depan
Beberapa tren di industri antariksa sudah jelas; sebagai contoh, pengembangan kosmonaut dapat berujung pada terciptanya jenis-jenis pekerjaan dan spesialis baru.
“Tidak lagi cukup bagi seorang teknisi inovatif untuk hanya menciptakan barang atau tahu bagaimana meningkatkan efektivitas dari teknologi produksi,” kata Storozheva.
“Ia juga harus menjadi seorang pengusaha yang melihat pasar di masa depan, seorang teknisi sistem yang mampu mengontrol putaran produk, seorang yang mampu mengurus proses produksi, serta seorang akuntan yang mampu menghitung biaya penemuannya.”
Mengenai profesi-profesi di masa depan, Atlas of New Professions memperhitungkan beberapa, di antaranya manajer wisata luar angkasa, yang mampu mengembangkan program kunjungan luar bumi; dan teknisi transportasi antariksa, yang dapat menyediakan jasa transportasi luar bumi, mengembangkan koridor transportasi, serta mengkoordinasikan peluncuran dari bumi.
“Ilmu antariksa adalah ilmu masa depan, dan jika seorang mahasiswa memilih bidang ini, maka pilihannya sudah tepat,” ujar Storozheva menyimpulkan.