Angka Harapan Hidup di Rusia Meningkat, Putin Puji Kinerja Layanan Medis
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa angka harapan hidup di Rusia meningkat dari 65,4 tahun pada 2005 menjadi 71,8 tahun pada 2016.
“Dalam 12 tahun terakhir, angka harapan hidup pria meningkat 7,7 tahun, dan wanita meningkat 4,6 tahun,” ujarnya dalam sebuah pertemuan dewan presiden untuk pembangunan strategis dan proyek prioritas, Selasa (21/3).
Seperti yang dikutip TASS, Putin mengatakan bahwa dalam periode tersebut jumlah kematian bayi menurun dari 10,2 kematian per 1.000 kelahiran menjadi enam per 1.000 kelahiran. “Bulan Januari sendiri, angka kematian bayi 5,1 (per 1.000 kelahiran). Untuk kematian ibu bahkan lebih baik: jumlahnya berkurang tiga kali lipat.”
Menurut sang presiden, penyebabnya adalah meningkatnya unit layanan kesehatan yang meningkatkan sistem logistik dan menggunakan teknologi medis mutakhir. “Saya ingin mengingatkan bahwa pada tahun 2005 hanya ada 60.000 orang yang menerima layanan medis seperti ini, dan sekarang sudah ada 963.100. Berarti jumlahnya meningkat 15 kali lipat,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa unit kesehatan yang menawarkan layanan mutakhir meningkat 10 kali lipat dalam jangka 12 tahun, dari 90 ke 902.
Putin mengatakan bahwa angka harapan hidup di Rusia akan mencapai 76 tahun pada 2025. “Ada banyak kesempatan untuk meningkatkan angka harapan hidup menjadi 76 tahun di Rusia, dan secara drastis menurunkan kematian di usia produktif pada tahun 2025.”
Di saat yang bersamaan, Putin mengakui ada peningkatan untuk kematian di usia produktif. “Jumlahnya meningkat pada 2015. Tidak ada yang terlalu berbahaya, tapi ia perlu diberi perhatian.”