World News in Indonesian

Rusia Menyesali Keputusan Montenegro untuk Bergabung NATO

Moskow menyesali keputusan Montenegro untuk bergabung NATO yang dianggap “tidak masuk akal”, ujar Kementerian Luar Negeri Rusia, Jumat (28/4).

“Menyusul keputusan parlemen (Montenegro) tertanggal 28 April untuk bergabung NATO, kami menyesali bahwa para pemimpin negara tersebut dan negara Barat pendukungnya tidak menggunakan logika dan hati nurani,” ujar kementerian, seperti yang diberitakan TASS.

Parlemen Montenegro memutuskan untuk bergabung NATO setelah dalam pemilihan suara, 46 dari 81 politisi setuju untuk menjadi anggota organisasi keamanan internasional tersebut. Sesi pemilihan suara itu diprotes oleh pihak oposisi, yang mengadakan demonstrasi di luar gedung parlemen.

Kemenlu Rusia mengatakan bahwa Moskow berhak mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan dan keamanan nasionalnya setelah keputusan Montenegro itu.

“NATO tampaknya tidak akan mendapat ‘nilai tambah’ yang berpengaruh dengan masuknya Montenegro, tapi Moskow harus tetap mempertimbangkan konsekuensinya. Maka dari itu kami berhak mengambil langkah untuk melindungi kepentingan dan keamanan nasional kami,” terang kemenlu.

Pakar berpendapat bahwa keputusan Montenegro untuk bergabung NATO ”mengkhianati Rusia secara politis”, karena kedua negara telah memiliki kerja sama yang erat selama 300 tahun lamanya. Rusia berkontribusi pada penciptaan dan pengembangan negara Montenegro pada abad ke-19 serta turut membantu negara perpecahan Yugoslavia itu menjadi negara yang mandiri pada tahun 2006.

Sedangkan NATO dan Rusia memiliki hubungan yang tidak harmonis, di mana organisasi tersebut menganggap Rusia ‘ancaman’ untuk keamanan.

Читайте на сайте