World News in Indonesian

Turis dari Rusia Dinilai Potensial, Bali Akan Tingkatkan Promosi

Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Bali ingin meningkatkan jumlah turis dari Rusia dan Eropa Timur yang dinilai cukup potensial mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan mancanegara.

Ketua Asita Bali Ketut Ardana menjelaskan, turis dari Rusia memiliki tingkat pengeluaran yang tinggi sama dengan turis dari negara-negara Eropa Barat dengan lama tinggal mencapai sekitar dua minggu.

"Kami tidak boleh berdiam diri, (promosi) harus terus jalan," katanya di Denpasar, seperti yang diberitakan Antara, Minggu (21/5).

Ia melanjutkan bahwa promosi dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung, di antaranya dengan mengikuti pameran pada kegiatan berskala internasional, road show, misi perdagangan atau promosi dari masing-masing perusahaan.

Ia mengharapkan ada penerbangan langsung atau penerbangan reguler yang dapat dilayani oleh maskapai penerbangan nasional maupun maskapai penerbangan lain dari Bali ke Rusia, meskipun selama ini sudah dilakukan dengan cara penerbangan carter. Namun demikian, ia mengakui hal tersebut tergantung pemasaran karena berkaitan dengan seat load factor (tingkat keterisian kursi).

Menurut data dari Dinas Pariwisata Provinsi Bali, jumlah turis dari Rusia yang berkunjung ke Bali tahun 2016 mencapai sekitar 67 ribu atau naik 29 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sedangkan hingga Maret 2017, sebanyak 32,800 wisatawan dari Rusia ke Bali atau naik 87 persen jika dibandingkan periode sama tahun 2016.

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Moskow telah melakukan promosi pariwisata di Vladivostok pada 19 - 21 Mei 2017 dalam kegiatan Pameran Pariwisata Pasifik Internasional (PITE) yang diselenggarakan pemerintah Primorsky dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Primorsky di Vladivostok.

Читайте на сайте