2018, Tank Canggih Armata Akan Diproduksi Massal
Rusia akan memulai produksi massal tank tempur canggih T-14 Armata tahun depan, demikian diungkap Oleg Sienko, CEO dari perusahaan pembuat tank tersebut, Uralvagonzavod (UVZ), Selasa (7/2).
“Ini (Armata) akan (diproduksi) tahun depan, namun kita harus mengurangi pengujian,” ujar Sienko seperti dikutip Sputnik.
Kementerian Pertahanan Rusia pertama kali memublikasikan Armata di Moskow pada 9 Mei 2015, dalam sebuah parade yang menandai 70 tahun kemenangan atas Perang Patriotik Raya.
Armata rata-rata berkekuatan 1.500 hingga 1.800 tenaga kuda. Dirancang untuk digunakan oleh tiga orang, senjata utama Armata termasuk meriam smoothbore 125 mm dan senapan mesin 7.62 mm yang menggunakan pengendali jauh.
Ia mampu menembak hingga sepuluh putaran per menit, dan dapat menghantam target dari jarak tujuh kilometer. Sebagai perbandingan, Abrams milik AS hanya bisa menembak tiga putaran per menit, dan jangkauannya hanya 4,6 kilometer.
Selain itu, kendaraan tempur milik Rusia ini memiliki sistem radar yang memberikan keuntungan dalam membidik dan mengendalikan tembakan. T-14 juga bisa menghantam pesawat, roket pencegat, serta misil yang diluncurkan oleh musuh.
Armata juga akan dilengkapi drone pengintai. Drone tersebut diklaim mampu memindai medan perang sejauh puluhan kilometer sehingga dapat membantu memberikan gambaran situasi di lapangan.